CoReTan FurKoN

Be Yourself

Pengambilan bukti tilang di Kejaksaaan

saat akhir april lalu saya kena tilang, gak tanggung2 kena pasal nerobos jalur busway dengan denda maksimal Rp. 500.000,- , kemudian dikasih lah slip warna biru yang mengharuskan saya menghadiri sidang tilang tanggal 23 mei lalu…

kemudian saya di saranin sama temen dari pada bayar denda maksimal mending ambil di kejaksaan aja, ya diikutin lah saran tersebut…

pada hari ini 11-06-2014 datang lah saya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, setelah menyerahkan surat tilang ke loket 1 dikasihlah no antri,gak lama dipanggillah nomor saya tapi karena itu slip biru saya di haruskan menyetor sendiri ke BRI Otista dengan nilai Rp. 300.000,- nilai yang yah lumayan besar cuma daripada harus bayar 500rb ya sudah lah….

kemudian saya ke BRI Otista dan setor uang untuk biaya tilang 300rb, setelah mendapatkan slip terima pembayaran saya kembali lagi ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Alhamdulillah nya situasi lagi sepi ketila ngasih surat tilang duduk sebentar langsung dipanggi , dan langsung di kasihlah bukti tilang…
dalam hati sih “lha katanya ada denda keterlambatan yang nilainya 20rb-30rb tapi berhubung stnk sudah di tangan ya langsung jalan aja ….

Saya sih mengucapkan terimakasih aja kepada bpk/Ibu petugas atas cepetnya proses dan gak ada calo…
saya sih udah ngebayangin aja kejaksaan sama ama pengadilan , ketika masuk gerbang ada calo skaligus tukang parkir, klo gak mau pake jasa calo motor langsung di tendang dan gak boleh masuk parkir pengadilan (pengalaman nganter temen ke pengadilan jakarta timur waktu masih di pulo mas)

Juni 11, 2014 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar